Friday, October 8, 2010

Menelusuri kelurahan bandarharjo kecamatan semarang utara


Berawal dari pengerjaan tugas kelompok studio 7 perencanaan wilayah dan kota, ahirnya kami memutuskan untuk mengambil tema tentang penagulangan bencana yang berorientasi pada rekontruksi pasca bencana. Dengan bermodal peta google map ahirnya kami sampai kawasan bandarharjo yang terletak di kota semarang utara. desa ini merupakan perkampungan yang selalu terkena banjir rob karena letaknya dekat dengan pesisir utara laut jawa yang terdapat aktivitas pelabuhan. banjir rob yang terjadi akibat penurunan tanah di daerah semarang utara sehingga permukaan air laut lebih tinggi dari pada daratan, kerusakan ekosistem di sekitar pantai utara, perubahan iklim dan yang berkaitan dengan beberapa masalah lingkungan lainya. Dulu kampung ini merupakan alas namun dengan seiringnya waktu penduduk mulai berdatangan karena menginginkan tempat tinggal yang berdekatan dengan tempat kerjanya dan karena harga lahan disana masih murah. Menurut warga dulu banjir rob bisa diprediksi mengunakan waktu dan tanggal namun saat ini banjir rob selalu datang tak terduga bahkan bisa datang sewaktu-waktu.salah satu kondisi rumah warga dengan pintu yang hampir menyentuh tanah karena Peninggian penaikan lantai

kondisi dalam rumah warga yang yang jarak atap dengan lantai sangat dekat

Kampung ini di huni oleh manyarakat yang masyoritasnya berpendapatan rendah dan berkerja sebagai buruh, nelayan dan lain-lain. Kampung ini tiap harinya selalu terkena rob ,sehingga pada waktu air laut pasang permukiman di sekitar kawasan badarharjo terkena banjir rob. kondisi rumah yang selalu tergenang banjir rob membuat warga berinisiatif melakukan kenaikan lantai rumah masing-masing dengan biaya sendiri dan warga yang tidak mampu melakukan rekontruksi rumahnya jika banjir rob datang terpaksa mengungsi ke rumah tetangga atau mereka tetap bertahan dengan kondisi apa adanya.mungkin agak miris karena pemerintah belum melakukan solusi yang terbaik buat warga, adapun rumah susun yang dibangun tidak mampu menampung masyarakat yang terkena banjir rob,


rumah yang tergenang banjir rob

Rumah yang di urug dengan tanah

warga melakukan inisiatif kerja bakti untuk melakukan pembenahan kampoungnya namun hal ini terhambat oleh dana yang sangat minim. Keadaan seperti ini sangat berdampak pada kondisi sosial mereka, hampir 60% pemuda warga di sekitar kelurahan bandarharjo menjadi pengaguran, jika mereka berkerja hanya mengunakan sistem kontrak oleh perusahaan dengan waktu hanya bulanan karena perusahaan pun juga tidak mau rugi, sepercik harapan di wajah masyarakat pun terlihat ketika kami melakukan wawancara dengan meraka, yang merka inginkan adalah bantuan untuk memperbaiki rumah mereka dan banjir rob tidak masuk ke pemukiman mereka lg dan jika adapun solusi pemerintah ingin memindahkan tempat tinggal mereka jangan jauh-jauh dari permukiman mereka Karena rata-rata dari mereka berkerja di sekitar tempat tinggal mereka .

Setapak demi setapak pun kami terlusuri beberapa foto tentang sebagian kawasan bandarhorjo dan foto ini hanya sebagian mewakili masalah dan apa yang terjadi di kawasan ini dan masih banyak masalah yang terjadi di kawasan ini:




Prasara pendidikan yang terkena banjir rob, halaman sekolah yang tergenang oleh air rob sangat menganggu aktivitas para siswa, dibutuhkan dana yang cukup besar karena untuk penaikan permukaan tanah agar banjir rob tidak masuk kehalaman rumah lagi
salah satu kondisi rumah yang masih tetap dihuni karena tidak ada lagi tempat tinggal lainya karena keterbatasan dana pemiliknya
drainase yang buruk sehingga air tidak dapat mengalir , genangan air pun sudah menjadi bagian hidup dari warga

No comments:

Post a Comment